jadwal imsakiyah kota jakarta & sekitarnya

24 ramadan
  • 4:32
    imsak
  • 4:42
    subuh
  • 11:59
    dzuhur
  • 3:20
    ashar
  • 5:52
    maghrib
  • 7:06
    isya

Ayam Bakar Batu, Menu Buka Puasa Muslim Papua

Foto: Nur RAhmatika Adriyati/Okezone

Foto: Nur RAhmatika Adriyati/Okezone

PAPUA - Bakar Batu atau dalam bahasa Papua Barapen adalah makanan khas masyarakat asli Papua. Bakar Batu ini biasanya dihidangkan dalam acara adat. Hanya saja, Barapen kali ini bukan dihidangkan di acara adat, namun dihidangkan untuk acara buka puasa.

Ini dilakukan oleh umat muslim asli Papua yang berasal dari Suku Walesi, Wamena- Papua yang bermukim di daerah Angkasa, Jayapura. Keunikan Barapen terdapat pada dagingnya yakni bila pada umumnya dimasak adalah daging babi. Sedangkan dalam Barapen kali ini diganti dengan daging ayam. Agar tidak bertentangan dengan syariat Islam.

Cara memasknya pun unik, batu yang telah dibakar sebelumnya dimasukkan ke dalam drum yang telah ditanam di dalam tanah. Dan dilanjutkan dengan menutup batu tersebut dengan alang-alang, kemudian satu persatu ubi jalar, dan sayuran dimasukkan.

Daging ayam yang telah diberi bumbu pun dimasukkan, tak lupa minyak goreng pun disiram agar daging ayam, sayur, dan ubi jalar bisa masak merata. Setelah itu drum tersebut ditutup memakai plastik tebal tahan panas lalu diikat agar uap panas tidak keluar.

Acara yang baru pertama kali dilakukan ini, guna mempererat kebersamaan dan memperkuat tali silaturahmi antar sesama umat Muslim di Jayapura.

(ful)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

Moslem Travel

Kini, Berwisata ke Lampung Bisa dari Pelabuhan Tanjung Priok
Rabu, 29 Juni 2016 15:02 WIB

Kini, Berwisata ke Lampung Bisa dari Pelabuhan Tanjung Priok

USTAD MENJAWAB

Bolehkah Zakat untuk Kesehatan dan Beasiswa?
Rabu, 29 Juni 2016 15:06 wib

Bolehkah Zakat untuk Kesehatan dan Beasiswa?

TAUSYIAH

Definisi Sedekah
Rabu, 29 Juni 2016 11:02 wib

Definisi Sedekah

HUMOR SUFI

Rabu, 29 Juni 2016 10:18 wib

Mereka Bertengkar karena Usia


Suatu hari, dengan gelisah, seorang pria datang pada Nashruddin dan berkata, "Istriku dan adiknya bertengkar, nyaris saling mencekik. Aku harap engkau mau datang ke rumahku untuk mendamaikan mereka." Nashruddin menjawab, "Apakah mereka bertengkar karena usia?" Orang itu menjawab, "Bukan, tuan ..." Nashruddin berkata, "Kalau begitu, pulanglah ke rumah ... Engkau tidak perlu gelisah, karena mereka akan berdamai dengan sendirinya."

breaking news

x