jadwal imsakiyah kota jakarta & sekitarnya

26 ramadan
  • 4:32
    imsak
  • 4:42
    subuh
  • 12:00
    dzuhur
  • 3:21
    ashar
  • 5:52
    maghrib
  • 7:06
    isya

Lazuardi Biru Ajak Generasi Muda Jauhi Kekerasan

JAKARTA - Sekumpulan anak muda di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat memiliki cara tersendiri untuk menjawab tuduhan dan stigma bahwa generasi muda lekat dengan aksi kekerasan.

Adalah Lazuardi Biru. Organisasi ini fokus melaksanakan kampanye sosial agar generasi muda menghargai hakekat perdamaian, menjauhi kekerasan serta menghindari arus gerakan radikal dan terorisme.

Menurut Ketua Lazuardi Biru Dyah Madya Ruth SN, remaja dengan berbagai persoalan pada saat ini sangat rentan terhadap berbagai aksi kekerasan, gerakan radikal dan terorisme.

"Diharapkan Lazuardi Biru mampu memberikan pencerahan dan pemahaman yang lebih mendalam agar generasi muda mampu berpikir kritis, dan bersikap rasional dalam menolak berbagai ajakan untuk terlibat dalam aksi kekerasan, radikal, dan terorisme," tuturnya.

Dyah menambahkan, dengan begitu stigma bahwa remaja Muslim lekat dengan berbagai aksi kekerasan, radikal, dan terorisme akan terhapus.

"Salah satunya melalui pesantren yang diadakan di depan peserta sekitar 1.000 orang," pungkas dia.
(lsi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

Moslem Travel

19 Armada Kapal Laut Siap Bawa Pemudik dari Pelabuhan Tanjung Priok
Kamis, 30 Juni 2016 07:56 WIB

19 Armada Kapal Laut Siap Bawa Pemudik dari Pelabuhan Tanjung Priok

Fashion Hijab

Trik Memilih Busana Lebaran ala Barli Asmara
Kamis, 30 Juni 2016 23:18 WIB

Trik Memilih Busana Lebaran ala Barli Asmara

USTAD MENJAWAB

Bolehkah Zakat untuk Kesehatan dan Beasiswa?
Rabu, 29 Juni 2016 15:06 wib

Bolehkah Zakat untuk Kesehatan dan Beasiswa?

TAUSYIAH

Ramadan yang Bernarasi Indah
Kamis, 30 Juni 2016 10:43 wib

Ramadan yang Bernarasi Indah

HUMOR SUFI

Kamis, 30 Juni 2016 10:23 wib

Mengapa Tidak Memakannya?


Saat Nashruddin melakukan perjalanan dari kotanya, Ag Syahr, menuju Sayury Hisyar, di tengah jalan, Nashruddin merasa lapar. Namun, dia tidak memiliki apapun. Tak lama, Nashruddin melewati sebuah pasar ....

Tiba-tiba, dia melihat penjual roti yang sedang mengeluarkan roti dari tempat pembakarannya, sehingga dari jauh tercium aromanya yang mengundang selera. Nashruddin menghampirinya dan berkata pada penjual roti itu, "Apakah roti ini milikmy?" Dia menjawab, "Ya". Nashruddin mengulangi pertanyaannya itu dan berkata, "Apakah semua roti yang berwarna putih ini milikmu?" Penjual roti itu menjawab, "Mengapa engkau bertanya demikian? Ya, ini seluruhnya milikku." Lalu, Nashruddin berkata sambil memperhatikan roti-roti itu, "Namun masalahnya, mengapa engkau diam saja dan tidak memakannya?"