jadwal imsakiyah kota jakarta & sekitarnya

26 ramadan
  • 4:35
    imsak
  • 4:45
    subuh
  • 12:02
    dzuhur
  • 15:23
    ashar
  • 17:57
    maghrib
  • 19:09
    isya

tausiah

Sedekah Menolak Bala

Jum'at, 3 September 2010 - 10:24 wib | -

Ali Masykur Musa (Foto: Ist)

Sedekah Menolak Bala
Ayat Quran dan Hadits banyak menyinggung keutamaan sedekah. Sedekah tidak harus berujud materi, tetapi, seperti kata Nabi, “Setiap amal yang baik adalah sedekah.” Bahkan, kata Rasulullah, “Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.” Sedekah mencakup seluruh potensi kebaikan yang disalurkan kepada sesama manusia, bahkan kepada seluruh makhluk di alam semesta. Perlakuan baik kita terhadap hewan, pohon, tumbuh-tumbuhan bernilai sedekah. Mempergauli isteri dan keluarga dengan baik adalah sedekah.

Setiap sedekah menciptakan banyak peluang kebaikan, baik terhadap diri maupun lingkungan sosialnya. Kebaikan sedekah akan dipantulkan kembali kepada pelakunya dalam beragam bentuk, apakah itu kesucian jiwa (hatinya bebas dari rasa kikir), sembuh dari penyakit, maupun bertambahnya harta itu sendiri secara fisik. Kita tidak pernah melihat orang jatuh miskin karena sedekah. Sebaliknya banyak contoh kasus orang makin berlimpah rizki karena sedekah. Sedekah menyembuhkan penyakit karena energi kebaikan sedekah akan diangkat ke langit dalam bentuk doa-doa penerimanya dan dipantulkan kembali ke bumi kepada pelakunya.

Nabi bersabda: “Obatilah orang-orang yang sakit dari kalian dengan sedekah. Sesungguhnya sedekah itu dapat meredam murka Allah, dan menolak kematian yang buruk” (HR Tirmidzi). Nabi juga bersabda, al-shadaqah tadfa’ul bala’ (sedekah itu meredam bencana). Kenapa? Karena sedekah adalah energi positif yang menggulung energi negatif.

Dari beberapa hadits Rasulullah dapat disarikan paling tidak ada empat keutamaan sedekah. Pertama, mengundang datangnya rezeki. Kedua, menolak bala. Ketiga, menyembuhkan penyakit. Keempat, memanjangkan umur.

Di bulan yang berkah ini, mari kita memperbanyak sedekah karena sebaik-baik sedekah adalah di bulan ramadan. Mari kita bersedekah, dengan harta dan amal perbuatan kita.

Ali Masykur Musa
Intelektual Muda