BOGOR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan kepada pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk mendata jumlah orang yang wajib berzakat (muzakki).
“Beliau mengharapkan pada tahun ini segera didapat data yang pasti tentang berapa sebenarnya jumlah zakat dari masyarakat kita," kata Ketua Umum BAZNAS Didin Hafidhuddin di kediaman Presiden SBY di Cikeas, Jawa Barat, Sabtu (27/8/2011).
Dia mengungkapkan pada dasarnya data tersebut ada dan siap diserahkan kepada Presiden. “Diharapkan pada bulan September atau awal Oktober beliau sudah menerima," imbuhnya.
Dengan adanya data para muzakki, imbuhnya, diharapkan dapat terbangun sinergi antara masyarakat sipil dan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia. "Ada dana dari APBN yaitu biasa dari dana pajak. Dana non APBN seperti dari zakat," tandasnya. (ful)